Showing posts with label Tugas. Show all posts
Showing posts with label Tugas. Show all posts

Wednesday, September 19, 2012

Tugas Ekonomi Makro Pengantar : PRDB Banyuwangi


PDRB

Kondisi perekonomian daerah secara makro di Kabupaten Banyuwangi dari tahun 2005 hingga 2009 menunjukkan pergerakan yang stabil. Hal ini dapat ditunjukkan adanya pertumbuhan ekonomi yang meningkat dari tahun 2005 sebesar 4,58 persen menjadi 5,59 pada tahun 2007 dan meningkat menjadi 6,04 persen pada tahun 2009. Demikian pula Produk Domestik Regional Bruto (PDRB ADHK), mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun 2005 sebesar 8,39 trilyun rupiah meningkat menjadi 9,3 trilyun rupiah tahun 2007 dan menjadi 10,4 trilyun rupiah pada tahun 2009. Secara rinci dapat dilihat pada tabel sebagai berikut :

PDRB ADHK dan Pertumbuhan Ekonomi
Kabupaten Banyuwangi Tahun 2005-2009
NoSektor
Realisasi Kondisi
2005
2006
2007
2008
2009
1PERTANIAN
4.178.474,97
4.371.508,37
4.610.837,91
4.852.070,74
5.134.326,25
2PERTAMBANGAN &
PENGGALIAN
335.450,56
354.370,48
375.773,94
400.032,86
426.031,59
3INDUSTRI PENGOLAHAN
500.095,16
517.825,45
538.906,54
561.314,48
588.452,20
4LISTRIK, GAS DAN AIR
MINUM
52.475,13
55.266,02
58.347,90
61.668,00
65.685,97
5BANGUNAN
26.729,36
28.164,25
30.043,75
32.116,82
33.470,68
6PERDAGAN , RESTORAN &
HOTEL
1.887.714,39
2.025.100,05
2.171.970,61
2.334.754,61
2.511.102,45
7PENGANGKUTAN &
KOMUNIKASI
372.265,76
390.056,18
405.812,29
429.048,29
451.014,23
8BANK DAN LEMBAGA
KEUANGAN
574.935,64
591.591,24
613.594,18
643.935,42
671.011,14
9JASA-JASA
462.701,85
482.045,10
503.778,56
530.111,77
558.234,84
TOTAL
8.390.842,82
8.815.927,14
9.309.065,68
9.845.052,99
10.439.329,35
Pertumbuhan
Ekonomi
4,58%
5,07%
5,59%
5,76%
6,04%

PORSENTASE PERTUMBUHAN SEKTOR - SEKTOR
KABUPATEN BANYUWANGI TAHUN 2005-2009
NoSektor
Realisasi Kondisi
2005
2006
2007
2008
2009
1PERTANIAN
3,70
4,62
5,47
5,23
5,82
2PERTAMBANGAN &
PENGGALIAN
6,13
5,64
6,04
6,46
6,50
3INDUSTRI PENGOLAHAN
3,00
3,55
4,07
4,16
4,83
4LISTRIK, GAS DAN AIR
MINUM
5,20
5,32
5,58
5,69
6,52
5BANGUNAN
4,40
5,37
6,67
6,90
4,22
6PERDAGAN , RESTORAN &
HOTEL
6,69
7,28
7,25
7,49
7,55
7PENGANGKUTAN &
KOMUNIKASI
5,70
7,78
4,04
5,73
5,12
8BANK DAN LEMBAGA
KEUANGAN
4,58
2,90
3,72
4,94
4,20
9JASA-JASA
3,74
4,18
4,51
5,23
5,31
TOTAL
8.390.842,82
8.815.927,14
9.309.065,68
9.845.052,99
10.439.329,35
Pertumbuhan
Ekonomi
4,58%
5,07%
5,59%
5,76%
6,04%

KONTRIBUSI SEKTOR DALAM PDRB (ADHK)
KABUPATEN BANYUWANGI TAHUN 2005-2009
NoSektor
Realisasi Kondisi
2005
2006
2007
2008
2009
1PERTANIAN
49,80
49,59
49,53
49,28
49,18
2PERTAMBANGAN &
PENGGALIAN
4,00
4,02
4,04
4,06
4,08
3INDUSTRI PENGOLAHAN
5,96
5,87
5,79
5,70
5,64
4LISTRIK, GAS DAN AIR
MINUM
0,63
0,63
0,63
0,63
0,63
5BANGUNAN
0,32
0,32
0,32
0,33
0,32
6PERDAGAN , RESTORAN &
HOTEL
22,50
22,97
23,33
23,72
24,05
7PENGANGKUTAN &
KOMUNIKASI
4,44
4,42
4,36
4,36
4,32
8BANK DAN LEMBAGA
KEUANGAN
6,85
6,71
6,59
6,54
6,43
9JASA-JASA
5,51
5,47
5,41
5,38
5,35
TOTAL
8.390.842,82
8.815.927,14
9.309.065,68
9.845.052,99
10.439.329,35
Pertumbuhan
Ekonomi
4,58%
5,07%
5,59%
5,76%
6,04%

Berdasarkan data tersebut diatas, nampak bahwa kondisi ekonomi Kabupaten Banyuwangi mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahunnya sejak tahun 2005 sebesar 4,58 persen. Kondisi ini terus meningkat pada tahun 2006 hingga tahun 2009, yakni pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Banyuwangi berada diatas 5 persen. Meskipun pada akhir tahun 2007 hingga kuartal kedua tahun 2008, pertumbuhan ekonomi nasional dan dunia sempat tertekan akibat kenaikan harga BBM dunia yang pada akhirnya mendorong naiknya harga BBM, barang dan jasa di dalam negeri, namun kondisi di Kabupaten Banyuwangi dapat dipertahankan. Imbas yang terjadi di Kabupaten Banyuwangi adalah pertumbuhan ekonomi pada tahun 2008 yang sedikit melambat dan hanya mencapai 5,49 persen tahun 2008 dari sebelumnya sebesar 5,42 persen.

Tugas Kreatifitas : Cara Berpikir Kreatif


Maulana Ishkaq

NIM : 120211100103




Fakultas/Jurusan : Ekonomi/Manajemen
 Tugas Kreatifitas













Cara Berpikir Kreatif

Berpikir Kreatif
Berpikir kreatif bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja, banyak cara bisa dilakukan untuk membuat kita berpikir kreatif, salah satu metode yang bisa membuat seseorang dikatakan kreatif adalah menyambung-nyambungkan suatu hal yang ada di pikiran, menganalisa hal tersebut, dan membuat hal tersebut menjadi nyata. Itu adalah salah satu tahapan dari banyak cara dalam melakukan hal-hal kreatif, karena kreatifitas tidak dibatasi oleh oleh “bagaimana cara melakukannya”, “bagaimana aturannya”, dan hal-hal lain yang kebanyakan membatasi gerak-gerik dan pikiran manusia.



Bagaimana Cara Berpikir Kreatif?

1. Hilangkan Limit Dalam Berpikir
Sebagian orang biasa berpikir dengan aturan atau kebiasaan yang entah dari orang tua, sekolah, atau lingkungan hidup jejalkan pada mereka, yang membuat mereka mudah ditebak jalan pikirannya hanya dengan menganalisa lingkungannya. Itu adalah salah satu hambatan untuk berpikir kreatif.
Cara agar bisa menembus batasan itu adalah berani mencoba berpikir lebih luas, lain daripada yang lain. Melihat sesuatu dengan cara pandang yang berbeda dan membayangkan possibility functions berbeda dari hal tersebut. Contohnya jika kita melihat wajan, dalam pikiran “berbatas”, kegunaan wajan adalah untuk menggoreng, tapi jika kita bisa menembus batasan tersebut dan memikirkan kemungkinan yang bisa kita lakukan dengan wajan tersebut, maka akan muncullah ide seperti membuat wajanbolic, suatu alat yang berfungsi sebagai signal booster buat modem, TV, wireless, dll yang bahan utamanya adalah wajan.


2. Lihatlah Dirimu Seolah Bukan Dirimu
Salah satu cara termudah untuk berpikir kreatif adalah dengan cara membayangkan diri sendiri sebagai orang lain yang dalam pandang kita dia memiliki level berpikir yang lebih tinggi daripada kita. Itu salah satu solusi ketika pikiran kita sudah mentok dan tidak dapat menghasilkan ide lagi. Seperti ketika seorang mahasiswa lagi malas mengikuti kuliah seorang dosen yang tidak memiliki selera humoris sama sekali, dia bisa membayangkan dirinya sebagai dosen tersebut untuk memikirkan alasan apa yang akan tepat untuk tidak mengikuti kelas dosen tersebut.


3. Keberanian
Hal tersulit bagi saya (entah bagi orang lain) dalam berpikir kreatif adalah keyakinan dan keberanian. Hal terakhir yang bisa membuktikan seseorang adalah orang yang kreatif adalah praktis. Praktek atau penerapan ide-ide dalam pikiran membutuhkan keberanian, keberanian untuk gagal, keberanian untuk menghadapi tekanan mental dari orang lain. Cara mengasah keberanian kita adalah dengan keyakinan akan berhasil dan kesiapan untuk gagal. Hingga ketika kita gagal dalam tahap praktis, kita masih berani mengulang ide-ide kita menjadi yang lebih baik dan memperkecil persentase untuk gagal.
By. Maulana Ishkaq, 15/09/12